JATI JBS SECEPAT SENGON
 
 

JATI JBS SECEPAT SENGON

BENARKAH JATI JBS TUMBUH SECEPAT SENGON ?

Adalah wajar bila saat ini  masih banyak orang belum percaya bahwa JATI JBS mampu tumbuh secepat sengon. Sekalipun demikian masyarakat Indonesia cepat atau lambat pada akhirnya akan mempercayai bahwa Jati JBS bukan hanya secepat sengon melainkan justru lebih cepat dibanding sengon, karena bukti-bukti nyata di tingkat pengebun semakin banyak.  

Penemuan baru yang luar biasa seperti halnya Jati JBS, seringkali justru dianggap aneh bahkan tak mungkin, karena selama ini pohon jati lokal memang tergolong jenis jati konvensional yang lambat sekali pertumbuhannya, serta memerlukan waktu puluhan tahun waktu panennya.   

 Mari kita tengok sejenak ke belakang di era tahun 1960-an. Pada saat itu Bob Sadino mengatakan untuk pertama kalinya : "Kini ada ayam betina yang bisa bertelur tanpa harus dikawinkan dulu dengan si pejantannya !".  Apakah banyak orang percaya ?  Ya, kebanyakan orang tak percaya. Jangankan masyarakat umum, mahasiswa IPB termasuk para dosennya dibuat terheran-heran. Mereka  sama sekali tak percaya atas penjelasan Bob Sadino saat itu. Bila dahulu itu dianggap aneh, tak mungkin atau tak masuk akal, namun apa buktinya sekarang ?  

Hal yang sama terjadi pula pada Asep Garlih selaku penyeleksi dan pemulia Jati JBS. Saat pertama kali mengatakan Jati JBS mampu tumbuh lebih cepat dibanding Sengon, banyak orang yang menertawakannya. Bahkan tak sedikit yang menganggapnya sudah gila, dianggap aneh dan mengada-ada. Maklum saja selama ini Sengon dianggap sebagai pohon kayu yang paling cepat pertumbuhannya. Dilain pihak pohon Jati sudah terlanjur divonis sebagai pohon kayu keras bermutu tinggi, namun sangat lambat sekali pertumbuhannya dan perlu waktu puluhan tahun baru bisa dipanen. 

 Tak kehilangan akal Asep Garlih  memberi tantangan untuk membuktikannya sendiri kepada para pekebun sengon yang menertawakan ucapannya. Seiring berjalannya waktu, anggapan miring penuh keraguan tersebut akhirnya  berbalik manis menjadi : "sebuah kepercayaan".

Mereka yg sudah membuktikan merasa kagum bercampur heran melihat bukti dan kenyataan dikebunnya masing-masing. " Aneh tapi nyata Jati JBS kok bisa tumbuh lebih cepat dibanding sengon ya ?"  Ujar pak Elon yang mengebunkan beberapa hektar sengon tepat bersebelahan dengan kebun uji Jati JBS.  

 

 

Tak pelak lagi, kini pak Elon beralih mengebunkan beberapa hektar Jati JBS. Bahkan sebagian lahan sengonnya diganti dengan Jati JBS. Keputusan pak Elon untuk mengembunkan Jati JBS, diikuti pula oleh beberapa keluarga dekatnya karena tak mau ketinggalan rugi waktu untuk mendapatkan potensi hasil panen jati JBS yang sesingkat sengon. Tak urung para tetangganya seperti Pak Maman dan H.Didin boss pengusaha makaroni terkenal di Cikoneng, memborong hektaran tanah di wilayah Ciamis dan Banjar untuk berkebun jati JBS.

Informasi tentang kehebatan Jati JBS menyebar luas dari mulut ke mulut dengan cepat. Tak heran Jati JBS kini sudah banyak dikebunkan bukan hanya di wilayah di Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, Bandung, Purwakarta, serta banyak kota di Jawa Barat lainnya. Kini Jati JBS juga telah banyak dikebunkan di kota-kota wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, bahkan kini sudah mulai dikebunkan di wilayah Lampung, Palembang, Jambi, Pekanbaru, Kepulauan Riau, Flores, dan lain-lain... Alhamdulillah

 

 

 

 
Jati JBS - Jati Best Superhybrid
Pilihan Bahasa
KUNJUNGAN KE WEB INI